-->
  • Jelajahi

    Copyright © Media Timur
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Lawan Pandemic Covid 19, IKA SMADA 2004 Watampone Galang Bantuan bagi Warga Tidak Mampu

    Friday, May 15, 2020, May 15, 2020 WITA Last Updated 2020-05-15T15:07:23Z


    Bone | mediatimur.com || Ikatan Alumni SMA (IKA SMADA ) Angkatan 2004 Watampone menggagas Gerakan Gotong Royong melawan Covid 19 tanpa kerumunan. Penyaluran bantuan berupa sembako mulai didistribusikan Jumat (15/5). IKA SMADA Watampone Angkatan 2004 menilai, gerakan untuk membantu masyarakat Bone yang terdampak wabah corona dengan model tanpa kerumunan lebih efektif dan tepat sasaran.

    Koordinator IKA SMADA Angkatan 2004 Erwin Saputra, mengungkapkan, gagasan gotong royong melawan Covid 19 lahir setelah mencermati munculnya berbagai keluhan masyarakat tentang pembagian sembako yang tidak merata. Bahkan sejumlah warga mengaku, sama sekali belum menerima bantuan, meskipun warga terdampak corona dan berdomisili di wilayah Kabupaten Bone.

    Selain itu, berdasarkan evaluasi pihaknya, pembagian sembako selama ini cenderung menciptakan kerumunan warga hingga berebut dan berdesak-desakan. Situasi ini tentu saja menimbulkan masalah baru, berkaitan dengan himbauan physical distancing (jaga jarak secara fisik).Ungkap Sekretaris MASIKA ICMI Orwil Sulsel ini

    “Ketika misalnya ada pembagian sembako di pinggir jalan atau di suatu tempat, maka pasti warga akan datang menyerbu sehingga otomatis tidak ada lagi physical distancing. Selain itu, sulit untuk melakukan verifikasi, siapa sebenarnya yang paling berhak menerima bantuan,” katanya.

    Salah seorang relawan yang ditemui di lokasi, Andi Dedy Astaman mengatakan, pandemi Covid 19 ini mengakibatkan perekonomian menjadi lumpuh karena masyarakat tidak boleh keluar rumah sehingga sulit untuk mencari nafkah, maka kami merasa terpanggil untuk turun ke lapangan.

    Gotong Royong melawan Covid 19 adalah sebuah gerakan yang dilakukan oleh IKA SMADA 2004 dengan mengutamakan saudara dan tetangga masing-masing yang terdampak wabah corona. “Kita pasti tahu persis di lingkungan kita masing-masing, siapa-siapa yang benar-benar mengalami kesusahan. Nah, merekalah yang akan diberikan bantuan. Jadi kita tidak asal bagi di pinggir-pingir jalan, tetapi berbasis data yang akurat,” tambahnya.  

    Erwin Saputra berharap, semangat gerakan ini bisa direplikasi oleh warga. Ia mengajak, setiap orang memperhatikan tetangganya di kiri dan kanan rumahnya, jangan-jangan ada yang sangat membutuhkan bantuan. Bantuan tidak perlu selalu harus diorganisir secara terstruktur, namun bisa langsung diberikan kepada tetangga yang membutuhkan

    IKA SMADA 2004 Watampone sendiri telah mengumpulkan donasi bantuan dari para alumni  dan donatur. Bantuan IKA SMADA juga berupa sembako seperti beras, indomie telur dan sejenisnya. Penyaluran bantuan ini dilakukan dengan cara diantarkan langsung pada target sasaran yang didata masing-masing oleh relawan. 

    IKA SMADA Angkatan 2004 sendiri adalah organisasi paguyuban para alumni SMA 2 Watampone yang kini bernama SMA 3 Watampone.Alumninya tersebar di seluruh daerah di Indonesia dengan berbagai profesi.IKA SMADA 2004 Wtp merasa terpanggil untuk ikut berbagai bantuan kepada saudara dan tetangga karena dampak wabah corona benar-benar sangat menyulitkan warga terdampak, apalagi di daerah-daerah yang menerapkan PSBB. (rls/dwi)
    Komentar

    Tampilkan

    Berita Terbaru